Ikhtiar komunikasi adalah menegakkan kebenaran kita yang bersandar kepada kebenaran Allah

By Dana Anwari. "La vérité vient de ton Seigneur. Ne sois donc pas de ceux qui doutent."

Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.

"Dies ist die Wahrheit von deinem Herrn, darum sei nicht einer von denen, die daran zweifeln."

"La verdad viene de tu Señor, no seas de los que dudan."

"The Truth is from thy Lord so be not at all in doubt."
Begitu bunyi surat Al Baqarah ayat 147 kita baca dalam kumpulan wahyu Allah yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad saw yang disebut Al Quran.

Ikhtiar komunikasi adalah mencari kebenaran antarmanusia yang harus berujung kepada kebenaran Allah. Apabila ikhtiar komunikasi tidak disandarkan kepada kebenaran-Nya, maka dukungan atas pesan yang hendak dilaksanakan lebih dekat kepada kerugian (mudarat) dan bukannya bermanfaat (maslahat). Kerugiannya mungkin belum dirasakan dalam jangka pendek, tapi dalam jangka panjang pasti iya.

Berita bohong, desas-desus yang tidak sesuai dengan realitanya (fitnah) atau desas-desus yang sesuai dengan kenyaataan tapi disampaikan dengan maksud tidak baik (ghibah) adalah tindakan komunikasi yang lebh condong ke mudarat.

Untuk orang-orang yang khilaf hingga berbuat buruk dan dosa, mereka harus diberi kesempatan berkomunikasi memohon maaf kepada siapa pun yang disakitinya. Tidak perlu khilafnya disampaikan kepada siapa pun yang tidak disakitinya. Setelah itu, ia wajib memohon tobat kepada Allah dengan berdoa. Dan Allah akan senang bila orang yang khilaf itu tidak lagi melakukan kesalahan serupa dengan sengaja.
http://sukseskomunikasi.blogspot.com
*

No comments: